Ba’da sholat Idul fitri, saya langsung berkunjung kerumah orang tua. Seperti biasa, cium tangan dan meminta
maaf pada ibu. Terlihat disana juga ada adik dan beberapa kerabat dekat. Memang sudah menjadi hal biasa, rumah orang tua selalu ramai dikunjungi untuk silaturahim, mungkin karena faktor yang di “Tua” kan.
Setelah saya meng-agresi ketupat, rendang dan nastar. Saya pun bertanya pada ibu “Rencana mau kemana hari ini bu?” tanyaku. “gak kemana-mana dulu, menunggu si anu datang” jawabnya.
Dari rumah ibu, saya pun menyempatkan diri kerumah tetangga dan beberapa kawan lama. Saling memaafkan, menanyakan keadaan dan bercengkrama. Hal yang sama saya tanyakan adalah “ hendak kemana hari raya ini?”. Katanya, kemungkinan besok akan kesana-kesana. Hari ini menunggu si anu datang dulu.