Dik, jauh sebelum kau menjadi murid, diriku pun pernah menjadi murid.
Apa yang pernah kau alami sekarang, pun aku pernah alami dahulu.
Kau tahu dik, mengapa kita dihukum?
Itu karena kesalahan kita.
Tak mungkin dik, mendapat hukuman kalau tidak berbuat apa-apa.
Kau tahu dik, mengapa kita dihukum?
Itu karena cinta kasih guru kita yang telah memperhatikan.
Andaikan dik, andaikan...
Semua guru kita masa bodo,
Semua guru kita acuh tak acuh,
Semua guru kita tak menerapkan disiplin.
Mungkin, tak ada siswa yang berprestasi disekolah.
Mungkin, tak ada generasi dari kita yang dapat dibanggakan.
Mungkin, kau tak akan kuat bertahan di dunia kerja setelah lulus nanti. Nyatanya dunia kerja itu lebih keras dik.
Dik, andaikan..andaikan..
Guru kita melaporkan juga pada polisi karena keributan kita di kelas, karena kita berkelahi, karena melawan mereka (guru), karena kita tidak disiplin, membawa yang tak perlu ke sekolah, karena kita membolos, tidak mengerjakan PR, terlambat masuk kelas, ketahuan merokok, berambut gondrong, mencoret-coret tembok, mengompas adik kelas, menyelewengkan dana SPP dari orang tua.
Andaikan dik, andai guru kita melaporkannya juga pada polisi atas kebandelan kita itu. Sudah tentu musnah terlebih dahulu kita dik dari dunia sekolah.
Tapi tidak dik, guru kita tak melaporkannya.
Guru kita tak tega untuk hal seperti itu.
Guru kita menutup rapat-rapat aib kita.
Andaikan dik, hari ini kau tertangkap polisi saat tawuran. Hari itu jugalah guru mu yang menghadap dan berusaha membebaskan.
Itu karena kesalahan kita.
Tak mungkin dik, mendapat hukuman kalau tidak berbuat apa-apa.
Kau tahu dik, mengapa kita dihukum?
Itu karena cinta kasih guru kita yang telah memperhatikan.
Andaikan dik, andaikan...
Semua guru kita masa bodo,
Semua guru kita acuh tak acuh,
Semua guru kita tak menerapkan disiplin.
Mungkin, tak ada siswa yang berprestasi disekolah.
Mungkin, tak ada generasi dari kita yang dapat dibanggakan.
Mungkin, kau tak akan kuat bertahan di dunia kerja setelah lulus nanti. Nyatanya dunia kerja itu lebih keras dik.
Dik, andaikan..andaikan..
Guru kita melaporkan juga pada polisi karena keributan kita di kelas, karena kita berkelahi, karena melawan mereka (guru), karena kita tidak disiplin, membawa yang tak perlu ke sekolah, karena kita membolos, tidak mengerjakan PR, terlambat masuk kelas, ketahuan merokok, berambut gondrong, mencoret-coret tembok, mengompas adik kelas, menyelewengkan dana SPP dari orang tua.
Andaikan dik, andai guru kita melaporkannya juga pada polisi atas kebandelan kita itu. Sudah tentu musnah terlebih dahulu kita dik dari dunia sekolah.
Tapi tidak dik, guru kita tak melaporkannya.
Guru kita tak tega untuk hal seperti itu.
Guru kita menutup rapat-rapat aib kita.
Andaikan dik, hari ini kau tertangkap polisi saat tawuran. Hari itu jugalah guru mu yang menghadap dan berusaha membebaskan.


0 komentar:
Posting Komentar